18 September 2014

Menghindari IP Conflict dengan Mikrotik

Hallo All , 


kali ini saya ingin share rule untuk menghindari IP konflik di jaringan LAN anda ,

dengan cara membuat DHCP server di mikrotik, 
DHCP server adalah Dynamic Host Configuration Protocol digunakan untuk secara dinamik mendistribusikan konfigurasi jaringan, artinya user mendapatkan IP address secara otomatis dari mikrotik .

1. Buat DHCP server di mikrotik , pastikan sudah running dengan baik .
2. Lakukan perubahan pada settings DHCP seperti dibawah ini :
    centang  Add ARP for Leases



  3. Edit pada Interface | Interface DHCP | 

    Misal Pada eth2-LAN 
    pada pilihan ARP : pilih reply-only 



Penjelasan : 
       ARP Protocol
  • ARP protocol secara “default” aktif di setiap interface.

  • ARP = Enabled – menandakan Interface akan mengupdate tabel ARP secara otomatis

ARP – Security !
  • ARP = Reply-only – menandakan ARP protocol pada interface tidak mengupdate data di ARP table secara otomatis.
  • maka jika reply-only jika user mengganti IP address secara manual maka tidak akan terupdate di ARP table 
  • jika tidak terupdate di ARP table , maka IP tersebut tidak akan mendapatkan akses internet 

Kesimpulan :
pengalaman saya ini sangat membantu menghindari IP konflik di jaringan LAN , karena user tidak bisa sembarang mengganti IP address , hasilnya jika user ganti manual IP maka akan muncul :




Selamat Mencoba .

Taufan M

0 comments:

Post a Comment

Silahkan jika ingin Komentar , Tetap menjaga kesopanan dan rasa saling menghormati dalam memberikan komentar pada sesama blogger ...